642-1052-1-SM.pdf

Please download to get full document.

View again

of 10
7 views
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.

Download

Document Related
Document Description
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP TINGKAT KERJASAMA SISWA DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TPM PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR DI SMKN 1 JETIS MOJOKERTO Andri S1Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya E-mail : machineandri@yahoo.co.id Dra. Ismiec Istyawati, M.Pd
Document Share
Document Transcript
  28 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP TINGKAT KERJASAMA SISWA DAN HASIL BELAJAR  SISWA KELAS X TPM PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR DI SMKN 1 JETIS MOJOKERTOAndri S1Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri SurabayaE-mail : machineandri@yahoo.co.id   Dra. Ismiec Istyawati, M.Pd S1 Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri SurabayaE-mail : Ismiec@yahoo.comAbstrak  Penelitian ini didasari tinjauan lapangan mengenai dunia kerja yang akan digeluti siswa-siswakejuruan, maka Pembelaran Berbasis Proyek mempersiapkan siswa bekerja secara efektif dalam duniakerja dibidangnya. Penerapan pembelajaran berbasis proyek pada mata pelajaran menggambar teknik dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kerjasama dan hasil belajar siswa pada saat diberikan pembelajaran berbasis proyek.Desain penelitian ekperimen controlledgroup pre tes post test design , sampel penelitian diambilacak dua kelas TPm 1 (kelas eksperimen) dan TPm 2 (kelas kontrol) dari populasi 4 kelas. Hasil penelitian didapatkan pengelolaan pembelajaran sebesar 3,32 dalam kategori baik, aktivitassiswa pada pembelajaran berbasis proyek yang paling dominan adalah adalah melakukan percobaanmerencanakan proyek, serta tingkat kerja sama siswa sebesar 0,139 dalam kategori baik dan adanya pengaruh kerja sama siswa terhadap hasil belajar (13,90%). Dari uji-t satu pihak didapatkan t hitung  19,708>t tabel  2,75 berarti hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Respon siswasebesar 63,33% menunjukkan respon baik terhadap proses pembelajaran berbasis proyek. Kata kunci :  Pembelajaran berbasis proyek, tingkat kerja sama  Abstract  This Research constituted by field evaluation concerning activity world to wrestle the vocationalstudents, hence learning Base on Project draw up student work effectively in the world of its area activity.Applying of study base on the draw subject project technique done as a mean to know cooperation storeylevel and result learn student at the time of given by study base on projectDesain research of pre and post tes controlled and ekperimen test design group, the sample takenrandom two class of TPM 1 ( experiment class) and TPM 2 ( control class) of population 4 class.Result of research got by management of study equal to 3,32 in good category, student activity atstudy base on the project of most dominant to conduct attempt plan project, and also mount same activityof student equal to 0,139 in good category and existence of influence from the same activity of student toresult learn ( 13,90%). From t-test one side got by T hitung 19,708 > t of tables of 2,75 meaning resultlearn experiment class student better than control class. Student Respon equal to 63,33% showing respondo well by study process base on project Keyword : Study base on project, same activity story level  Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek  PENDAHULUAN Ilmu pengetahuan dan teknologi seiring dengan perkembangan zaman akan melaju semakin pesat.Sumber daya manusia harus terus ditingkatkan.Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) harusditunjang melalui sebuah pendidikan yang lebih majuserta dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM)sesuai dengan tuntutan jaman.Dalam rangka mewujudkan sebuah pembelajaranyang memberikan kontribusi dalam dunia industri danmemberikan produk yang nyata serta bernilai gunatinggi.  Project Based Learning   (PjBL) merupakan salahsatu model pembelajaran dengan menggunakan masalahsebagai langkah awal dalam mengumpulkan danmengintegrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalamannya dalam berkreativitas secara nyata.Kemudian masalah tersebut dipecahkan secarakelompok. Dalam pembelajaran ini siswa mampumenemukan penyelesaian dari tugas atau pertanyaanyang diberikan dan menyelesaian sebuah produk.Diterapkannya strategi pembelajaran berbasis proyek pada mata pelajaran menggambar diharapkanadanya peningkatan hasil belajar siswa lebih baik dibandingkan strategi  Direct Instruction  yangditerapkan pada pembelajaran sebelumnya.Berdasarkan latar belakang seperti yangdikemukakan di atas, maka perlu dilakukan penelitianmengenai “Pengaruh Penggunaan StrategiPembelajaran Berbasis Proyek tehadap TingkatKerjasama dan Hasil Belajar Siswa pada Mata PelajaranMenggambar di SMK Negeri 1 Jetis Mojokerto”,dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kerjasama danhasil belajar siswa pada saat diberikan pembelajaran berbasis proyek. METODEA.Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitiankuantitatif yang menggunakan kelas kontrol sebagai pembanding. B.Waktu dan Tempat Penelitian Waktu dan tempat yang dilakukan penelitiselama melakukan kegiatan penelitian adalahsebagai berikut:1.Waktu PenelitianPenelitian dilaksanakan pada semester ganjilTahun Ajaran 2012/2013.2.Tempat PenelitianPenelitian dilaksanakan di kelas X TPm SMKN1 Jetis Mojokerto C.Populasi dan Sampel 1.Populasi kelas TPm pada tahun ajaran2012/2013 yang terdiri dari 4 kelas.2.SampelSampel dipilih dua kelas, satu kelas eksperimendan satu kelas kontrol. Pemilihan sampeldilakukan secara random  setelah dilakukan ujinormalitas dan homogenitas. Sampel yangterpilih adalah kelas X TPm 1 (kelas eksperimen)dan kelas X TPm 2 (kelas kontrol). D.Rancangan Penelitian Rancangan penelitian ini menggunakan“ Control Group Pre test Post test Design ” yangdigambarkan pada tabel sebagai berikut:Tabel 1. Rancangan penelitian control group pretest post test design. Kelompok   Pree test  Perlakuan  Post test  EU E X 1 U E ’KU K  X 2 U K  ’Keterangan:E = Kelompok eksperimenK = Kelompok kontrolU E  =  Pre test  kelompok eksperimenU E’  =  Post test   kelompok eksperimenU K   =  Pre test  kelompok kontrolU K ’ =  Post testkelompok   kontrolX 1  = Penerapan model pembelajaran BerbasisProyek X 2  = Pembelajaran Langsung atau pembelajaranyang biasa digunakan oleh guru SMKN 1Jetis Mojokerto. E.Variabel Penelitian 1.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penggunaan Pembelajaran Berbasis Proyek.2.Variabel respon dalam penelitian ini adalah tingkatkerja sama siswa dan hasil belajar siswa.3.Variabel kontrol dalam penelitian ini adalah mata pelajaran menggambar teknik, perangkat pembelajaran, pembelajaran langsung , guru, danalokasi waktu. F.Prosedur Penelitian 1.Persiapan penelitiana.Pembuatan perangkat pembelajaran denganmemetakan SK, KD, silabus, RPP, handout  ,LKS, dan lembar penilaian b.Validasi perangkat pembelajaran.2.Pelaksanaan penelitiana.Memberikan  pre t est   b.Menganalisis  pre test untuk   mengetahuinormalitas dan homogenitas sampel.c.Menentukan sampel penelitian.  JPTM. Volume 01 Nomor 02 Tahun 201330d.Melaksanakan penelitian dengan melakukan pembelajaran di kelas eksperimen dan kelaskontrol.e.Melakukan penilaian terhadap keterlaksanaan pengelolaan pembelajaran di kelaseksperimenf.Melakukan penilaian aktivitas siswa saatmenggunakan model pembelajaran berbasis proyek g.Melakukan penilaian terhadap tingkat kerjasama siswah.Melakukan  post test   untuk mengetahui hasil belajar i.Memberikan angket respon kepada siswaterhadap menggunakan model pembelajaran berbasis proyek. j.Menganalisis data hasil penelitian.k.Menarik kesimpulan dari analisis hasil penelitian. G. Perangkat Pembelajaran a.SilabusSilabus berisi standar kompetensi, kompetensidasar, mata pelajaran, materi pokok, pengalaman belajar, indikator, penilaian, alokasi waktu, sertasumber dan alat yang digunakan. b.Rancangan Perangkat PembelajaranRPP disusun untuk merencanakan tahap-tahap pembelajaran yang akan dilaksanakan.c.LKSLKS disusun oleh peneliti dengan mengadopsidari berbagai sumber kemudian dikonsultasikankepada dosen pembimbing dan guru pengajar Menggambar Teknik. H. Instrumen Penelitian Instrumen atau alat yang digunakan untuk  pengumpulan data dalam penelitian ini adalahsebagai berikut:1.Lembar pengelolaan pembelajaran menggambar teknik 2.Lembar aktivitas siswa3.Lembar penilaian tingkat kerja sama4.Soal tes hasil belajar Lembar butir-butir soal  pre test   dan  post test   yang berupa soal-soal obyektif. Sebelumsoal itu diberikan maka perlu diujicoba. Uji cobainstrumen terdiri dari empat hal: validitas butir tes, reabilitas tes, tingkat kesukaran dan daya beda.a.Uji ValiditasUji validitas bertujuan untuk mengetahui ketepatan alat ukur terhadapkonsep yang akan diukur.Adapun rumus yang digunakan untuk mengukur validitas berdasarkan:     )   )(   ) {       )   }       )   Keterangan:   = Koefisien korelasi   = Skor tes pada butir soal yangdicari validitasnya   = Skor soal yang dicapai tes   = Jumlah peserta tes    = Jumlah skor butir tes yang diukur validitas    = Jumlah skor total    = Jumlah hasil kali skor butir soaldengan skor totalItem soal dikatakan valid apabilar  xy >r  tabel , untuk menginterpretasikan koefisienvaliditas dapat digunakan kriteria sebagai berikut :0,810–1,000 = Sangat tinggi0,610–0,800 = Tinggi0,410–0,600 = Cukup0,210–0,400 = Rendah0,000–0,200 = Sangat rendah b.Uji Reliabilitas Dari soal-soal yang divalidasikemudian dicari reliabelnya denganmenggunakan rumus Sperman-Brownsebagai berikut:  =   Dengan=   =        )(   ) {   (   )   } {   (   )   } Keterangan:   = Reliabilitas seluruh butir soal   = r  xy yang disebutkan sebagai indekskorelasi antara dua belahaninstrumen.kriteria: jika r  h >r  tabel item dikatakan reliabel.c.Uji Daya Beda  =    =    Dengan:D = Daya Pembeda BA = Jumlah kelompok atas yangmenjawab benar  BB = Jumlah kelompok bawah yangmenjawab benar JA = Jumlah kelompok atas  Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek JB = Jumlah kelompok bawah = Proporsi kelompok atas yangmenjawab benar  = Proporsi kelompok bawah yangmenjawab benar Dengan klasifikasi daya beda sebagai berikut:D = 0,00 sampai 0,20 = item jelek D = 0,21 sampai 0,40 = item cukupD = 0,41 sampai 0.70 = item baik D = 0,71 sampai 1,00 = item baik sekalid.Tingkat Kesukaran TesKeterangan:P = Indeks kesukaranB = Banyaknya siswa yang menjawab benar Js = Jumlah responsdenIndeks kesukaran diklasifikasikan sebagai berikut :Sukar jika kurang dari 0,30Sedang jika antara 0,30-0,70 I.Teknik Pengumpulan Data 1.Metode ObservasiMetode observasi pengamatan merupakanmetode yang diperoleh melalui pengamatansecara langsung selama proses pembelajaran2.Metode TesTes sebagai instrumen pengumpulan data adalahserangkaian pernyataan yang digunakan untuk mengukur pemahaman siswa3.Metode angketAngket adalah daftar pernyataan yang diberikankepada siswa setelah pelaksanaan pembelajaran. J.Teknik Analisis Data 1.Analisis nilai  pre test  a.Uji normalitasDigunakan untuk mengetahui apakahsampel kelas terdistribusi normal atau tidak.Dalam menguji normalitas digunakan uji chi-kuadrat yang dirumuskan sebagai berikut:Keterangan:= Distribusi chi-kuadrat= Frekuensi pengamatan = Frekuensi teoritik  = Banyaknya kelas intervalKriteria pengujian data adalah tolak H 0  jika dengan taraf nyata   = 0,05. Dalam hal lain H 0  diterima. b. Uji homogenitasUji homogenitas bertujuan untuk mengetahui homogenitas sampel yang diambildengan menggunakan uji kesamaan duavarians yang dirumuskan sebagai berikut:2.Analisis pengelolaan pembelajaranData pengelolaan pembelajaran tersebutdianalisis dengan menghitung rata-rata tiap aspek dari jumlah pertemuan yang telah dilaksanakan.Kemudian nilai tersebut dikonvensi dengankriteria:0,00 - 1,49 = Buruk 1,50 - 2,49 = Cukup2,50 - 3,49 = Baik 3,50 - 4,00 = Sangat Baik 3.Analisis aktivitas siswaData pengamatan aktivitas siswadianalisis dengan menghitung persentase yaitu banyaknya frekuensi aktivitas dibagi denganfrekuensi aktivitas keseluruhan. Dapatdirumuskan sebagai berikut:Tabel 5. kriteria aktivitas siswaSkorKriteria0,00-1,491,50-2,492,50-3,493,50-4,00KurangCukupBaik Sangat Baik 4.Analisis hubungan aktivitas siswa terhadap hasil belajar siswaa.Nilai regresiPada penelitian ini akan ditentukan persamaan regresi Y atas X, dengan X adalahaktivitas siswa dan Y adalah hasil belajar siswa maka regresi yang diperoleh adalah: Y= a + bxDengan:  a b  b. Korelasi linier Apabila garis regresi pada sekumpulan data berbentuk linier, maka derajat hubungan akan
Search Related
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks