Bab Vii. Ta Perencanaan Jembatan

Please download to get full document.

View again

of 31
4 views
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.

Download

Document Related
Document Description
Bab Vii. Ta Perencanaan Jembatan
Document Share
Document Transcript
  34 BAB VII PERENCANAAN JEMBATAN 7.1   Alternatif Pemilihan Jenis Struktur 7.1.1   Struktur atas jembatan Jembatan yang direncanakan dengan bentang 25,00 meter. Hal ini akan memberikan  beberapa alternatif pemilihan jenis jembatan yang akan direncanakan untuk mengganti jembatan lama. Adapun alternatif bahan tersebut dengan mempertimbangkan segi biaya dan waktu adalah sebagai berikut : Tabel 7.1. Jenis Tipe Jembatan No. Type Jembatan Bentang (m) 1. Jembatan Komposit I Gelagar baja + plat beton 6 - 24 2. Jembatan beton bertulang Gelagar beton ( konv ) balok T 6 - 26 3. Jembatan beton bertulang Gelagar beton ( konv ) box 12  –   28 4. Jembatan gelagar prategang I 10  –   36 5. Jembatan gelagar pratekan T terbalik 14  –   24 6. Jembatan gelagar pratekan T 18 - 44 7. Jembatan gelagar pratekan V 16 - 36 Tabel 7.2. Alternatif Struktur Bangunan Atas No. Type Struktur Atas Jembatan Bentang (m) 1. Rangka lantai bawah dengan papan kayu 20  –   50 2. Rangka lantai atas dengan papan kayu 20  –   50 3. Gelagar baja dengan lantai papan kayu 5  –   35 4. Gelagar baja dengan lantai baja 5  –   25 5. Gelagar baja dengan lantai beton komposit 35 - 90  35 6. Gelagar beton T 6  –   25 7. Gelagar beton boks 12  –   30 8. Gelagar I dengan lantai komposit 12  –   35 9. Gelagar T pasca penegangan 20  –   45 10 Gelagar boks pasca penegangan dengan lantai komposit 18 - 40 Dari beberapa altenatif tersebut diatas, jembatan yang direncanakan menggunakan tipe  jembatan dengan struktur atas berupa gelagar prategang I dengan lantai komposit bentang sederhana. Jembatan tipe ini dipilih karena proses dapat dikerjakan dipabrik atau dilokasi  pekerjaan dengan menggunakan beton ready mix sehingga mutunya terjamin (seragam). Selain itu, jembatan tipe ini mudah dalam pelaksanaan dan biaya pemeliharaan lebih rendah. 7.1.2   Struktur Bawah Jembatan Pangkal Jembatan (Abutment) Jenis abutment yang dipilih dilihat dari tinggi badan abutment tersebut. Bentuk alternatif abutment tertera seperti dibawah ini : Tabel 7.3. Jenis Abutment Jembatan Jenis  Abutment Tinggi ( meter ) Pangkal Tembok Penahan kantilever 0-8 Pangkal Tembok Penahan Gravitasi   3-4  Pangkal Tembok Penahan Kontrafort 6-20 Pangkal Kolom ” Spill Through   ”  0-20 Pangkal Balok Cap Tiang Sederhana 0-20 Pangkal Tanah Bertulang 5-15 Dari beberapa alternatif tersebut diatas dipilih  tipe  abutment   tembok penahan kontrafort   dengan bahan beton . Abutmen tipe ini dipilih karena kemampuan   abutment   menahan beban, kekuatan bahan  abutment   dan pelaksanaannya   mudah.  36 Pondasi Penentuan jenis pondasi dilihat dari kedalaman lapisan tanah pendukung. Bentuk alternatif pondasi tertera pada tabel dibawah ini : Tabel 7.4. Jenis  –   jenis pondasi Jenis Pondasi Kedalaman Lap. Pendukung Pondasi langsung 0  –  3 m Pondasi sumuran 3  –   15 m Pondasi tiang beton 15  –   60 m Pondasi tiang baja   7-~m  7.2   Perancangan Struktur 7.2.1   Data - Data Perancangan Panjang jembatan (L) = 25.00 m Lebar lantai kendaran (B) = 4.00 m Jarak antar gelagar (s) = 2.00 m Lebar kantilever (c') = 0.50 m Lebar trotoar = 0.50 m Jumlah gelagar baja (Ng) = 3 gelagar Tebal lantai beton (d) = 20 cm Tinggi voute (t) = 5 cm Tebal lapisan aspal = 5 cm Tebal trotoar = 20 cm Tebal genangan air hujan = 5 cm Bangunan bawah = abutment tembok penahan kontrafort Tipe pondasi = pondasi sumuran Berat sendiri beton = 2.4 t/m 3  Berat sendiri aspal = 2.2 t/m 3    37 Berat sendiri trotoar = 2.1 t/m 3  Berat tiang + sandaran = 0.5 t/m 3  Berat sendiri air = 1.0 t/m 3  Kuat tekan beton (fc ') = 25.0 MPa Tegangan leleh baja (fy) = 400.0 MPa Modulus elsatisitas baja (Es) = 200000.0 MPa Profil Baja Wide Flange (W 838 x 296) w s = 296.0 kg/m b s = 40.0 cm h s = 83.8 cm  A s = 380.0 cm 2   W s = 10966.0 cm 3    I s = 462017.0 cm 4 7.2.2   Spesifikasi bahan untuk struktur a.   Beton Struktur utama dalam perencanaan ini hampir seluruhnya menggunakan konstruksi dari beton bertulang. Mutu beton yang digunakan dalam perencanaan konstruksi  jembatan dapat dilihat dibawah ini : 1.   Gelagar Prategang = K  –   500 2.   Plat lantai, plat injak dan diafragma = K  –   350 3.   Deck slab, cincin pondasi, wingwall, sandaran = K  –   225 4.   Abutment = K  –   250 b.   Baja Tulangan Tulangan yang digunakan dalam perencanaan ini adalah tulangan yang ada di pasaran dengan alasan mudah didapat dan umum bagi pelaksana di lapangan. Mutu baja yang digunakan : 1.   Kuat tarik ulur baja prestress 18.000 kg/cm2
Previous Slide

9.1.1 Kerangka Acuan

Next Slide

SOAL AK

We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks