Please download to get full document.

View again

of 6
4 views
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.

Download

Document Related
Document Description
jj
Document Share
Document Transcript
  DX NOC NIC Resiko ketidakseimabangan elektrolit Keseimbangan elektrolit Indikator:    Penurunan serum sodium    Peningkatan serum sodium    Penurunan serum potasium    Peningkatan serum potasium    Penurunan serum klorida    Peningkatan serum klorida    Penurunan serum kalsium    Penurunan serum magnesium    Peningkatan serum magnesium    Penurunan serum fosfor    Peningkatan serum fosfor Manajemen elektrolit Aktivitas-aktivitas:    Monitor nilai serum elektrolit yang abnormal    Monitor manifestasi ketidakseimbangan elektrolit    Berikan cairan sesuai resep, jika diperlukan    Berikan suplemen elektrolit (misalnya pemberian secara oral, nasogastrik dan pemberian melalui intravena)sesuai resep dan keperluan    Berikan lingkungan yang aman kepada pasien yang memiliki masalah neurologis dan neuromuskular sebagai manisfestasi dari ketidakseimbangan elektrolit    Konsultasikan dengan dokter jika tanda-tanda dan gejala ketidakseimbangan cairan dan/ atau elektrolit menetap /memburuk    Monitor dengan ketat terkait adanya level serum potassium pada pasien yang mengosumsi obat-obat digitalis dan diuretik    Monitor efek samping suplemen elektrolit yang diresepkan (misalnya iritasi saluran cerna) Resiko ketidakstabilan glukosa darah Kadar glukosa darah Indikator:    Glukosa darah    Hemoglobin glikosilat    Fruktosamin    Urin glukosa    Urin keton Manajemen gangguan makan Aktivitas-aktivitas:    Kolaborasi dengan tim kesehatan lain untuk mengembangkan rencana perawatan dengan melibatkan klien dan orang orang  terdekatnya dengan tepat    Batasi makanan sesuai dengan jadwal makanan pembuka dan makanan ringan    Monitor intake/asupan dan asupan cairan secara tepat    Monitor perilaku klien yang berhubungan dengan pola makan penambahan dan kehilangan beratbadan    Dorong klien untuk mendiskusikan makanan yang disukai bersama dengan ahli gisi    Ajarkan dan dukung konsep nutrisi yang baik dengan klien(dan orang terdekat klien dengan tepat)    Bangunprogram perawatan dan follow up (media, konsling,) untuk manajemen di rumah.  Gangguan menelan Status menelan Indikator:    Mempertahankan makanan dimulut    Menangani sekresi mulut    Produksi ludah    Kemampuan mengunyah    Kemampuan untuk membersihkanrongga mulut    Jumlah menelan sesuai dengan ukuran atau tekstur bolus    Penerimaan makanan    Peningkatan usaha menelan Pencegahan anspirasi Aktivitas-aktivitas:    Monitor tingkat kesadaran reflek batik, gag reflex, kemampuan menelan    Pertahankan kepatenan  jalan nafas    Monitor status pernafasan    Posisikan kepala pasien tegag lurus sama dengan atau lebih tinggi dari 30 sampai 90 derajat(pemberian makanan dengan NGT atau sejauh mungkin    Berikan makanan dalam  jumlah sedikit    Tawarkan makanan atau cairan dalam jumlah bolus sebelum ditelan    Potong makanan menjadi potong-potongan kecil    Minta obat-obatan dalam bentuk elixir    Berikan perawatan mulut    Sarankan konsultasi pada terapis bicara patologis dengan tepat    Sarankan untuk menelan kue barium /barium cookie atau video fluoroscopy,yang sesuai  Kontipasi Eliminasi usus Indikator:    Pola eliminasi    Konrol gerakan usus    Warna feses    Jumlah feses untuk diet    Fases lembut dan berbentuk    Kemudahan BAB    Tekanan sfingter    Otot untuk    mengeluarkan feses    Pengeluaran fases tanpa bantuan    Suara bising usus    Lemak dalam fases    Darah dalam fases    Mukus dalam fases    Konsstipasi    Diare    Nyeri pada saat BAB Manajemen saluran cerna Aktivitas-aktivitas:    Catat tanggal buang air besar terakhir    Monitor buang air besar termasuk frekuensi , kionsistensi, bentuk, volume, dan warna dengan cara yang tepat    Monitor bising usus    Laporkan berkurangnya bising usus    Monitor adnya tanda dan gejala diare,konstipasi, dan impaksi    Catat masalah BAB yang sudah ada sebelumnya, BAB rutin dan penggunaan laksatif    Ajarkan pasien mengenai makanan-makanan tertentu yang membantu mendukung keteraturan (aktivitas) usus    Memulai program latihan saluran cerna, dengan cara yang tepat    Berikan cairan hangat setelah makan dengan cara yang tepat    Mendorong penurunan asupan makanan pembentuk gas yang sesuai    Lakukan terapi relaksasi  jika tepat    Monitor kemajuan pasien dengan interval yang teratur.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks