RANCANG BANGUN SISTEM PENYIRAMAN DAN PEMUPUKAN TANAMAN DALAM POT SECARA OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER TUGAS AKHIR. Syafrigon Akbar BP :

Please download to get full document.

View again

of 97
53 views
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.

Download

Document Related
Document Description
RANCANG BANGUN SISTEM PENYIRAMAN DAN PEMUPUKAN TANAMAN DALAM POT SECARA OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER TUGAS AKHIR Syafrigon Akbar BP : PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRONIKA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
Document Share
Document Transcript
RANCANG BANGUN SISTEM PENYIRAMAN DAN PEMUPUKAN TANAMAN DALAM POT SECARA OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER TUGAS AKHIR Syafrigon Akbar BP : PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRONIKA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI PADANG 2017 RANCANG BANGUN SISTEM PENYIRAMAN DAN PEMUPUKAN TANAMAN DALAM POT SECARA OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana muda Ahli Madya dari Politeknik Negeri Padang Oleh Syafrigon Akbar BP PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRONIKA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI PADANG 2017 ii RANCANG BANGUN SISTEM PENYIRAMAN DAN PEMUPUKAN TANAMAN DALAM POT SECARA OTOMATIS BERBASIS MIKROKONTROLER Oleh: Syafrigon Akbar BP Telah disetujui oleh: Pembimbing I Pembimbing II Andrizal, ST.,MT NIP Efrizon, SST.,MT NIP iii HALAMAN PENGESAHAN Tugas akhir yang berjudul Rancang Bangun Sistem Penyiraman dan Pemupukan Tanaman Dalam Pot Secara Otomatis Berbasis Mikrokontroller ini telah disidangkan atau dipertanggungjawabkan di depan tim penguji sebagai berikut, pada hari Rabu, 4 Oktober 2017 di Program Studi Teknik DIII Elektronika,Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Padang. No Nama Jabatan TandaTangan 1 Ir.Amril,MT Ketua NIP : Yultrisna,ST., MT Sekretaris NIP : Yul Antonisfia, ST., MT Anggota NIP : Andrizal, ST.,MT Anggota NIP : Mengetahui: Ketua Jurusan Teknik Elektro Ketua Program Studi Teknik Elektronika Dr.H.Afrizal Yuhanef, ST., M.Kom NIP Herizon, ST., SST., MT NIP iv Halaman Persembahan v vi ABSTRAK Rancang Bangun Sistem Penyiraman Dan Pemupukan Tanaman Dalam Pot Secara Otomatis Berbasis Mikrokontroler Syafrigon Akbar Rancang bangun sistem penyiraman dan pemupukan tanaman dalam pot secara otomatis bertujuan untuk memudahkan pemilik tanaman jambu dalam proses penyiraman dan pemupukan tanaman pada jambu madutersebut. Pada alat ini menggunakan Mikrokontroller Arduinoyang berfungsi untuk mengontrol dan memproses data yang diterima dari input seperti sensor dan RTC sehingga semua bagian yang terpasang pada alat tersebut dapat bekerja secara sinkron. RTC digunakan sebagai pengaturan waktu untuk pemupukan tanaman. Tanaman jambu madu dalam pot akan disiram ketika sensor kelembaban tanah bekerja mendeteksi kelembaban tanah, jika tanah masih basah maka motor wiper tidak akan aktif, sebaliknya jika tanah kering maka motor wiper akan aktif untuk mengalirkan air ke tanaman jambu madu. Sedangkan, untuk pemupukan tanaman digunakan dua motor servo yang berfungsi sebagai membuka penutup pupuk yang dituangkan dalam pot. Sistem pemupukan ini dua kali seminggu. Sistem penyiraman dan pemupukan tanaman dalam pot secara otomatis ini dapat bekerja dengan Sensor soil moisture akan mendeteksi tanah kering jika data kelembaban tanah kurang dari 40% maka motor wiper otomatis aktif mengalirkan air ke tanaman jambu madu,dan jika data kelembaban tanah lebih dari 50% menandakan tanah dalam keadaan basah maka motor wiper tidak aktif mengalirkan air ke tanaman jambu madu. RTC akan diatur untuk menentukan waktu pemupukan tanaman jambu madu secara otomatis yang diatur diprogram dilakukan di menit ( 3, 7, 10, 14, 17, 20, 24, 27, 30, 33, 37, 40, 43, 47, 50, 53, 57, 60 ) pada pengujian. Kata kunci : Mikrokontroler, Sensor Soil Moisture, Motor Wipper, Motor Servo, RTC vii KATA PENGANTAR Puji syukur saya ucapkan atas kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-nya, Penulis dapat menyelesaikan laporan Tugas Akhir Diploma Tiga. Penulisan laporan Tugas Akhir ini dilakukan dalam rangka memenuhi salah satu syarat untuk mencapai gelar Diploma Tiga Politeknik Negeri Padang. Penulis menyadari bahwa tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak terkait dari masa perkuliahan sampai pada penyusunan laporan Tugas Akhir ini, sangat sulit bagi penulis untuk menyelesaikan laporan Tugas Akhir ini. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. Bapak Afrizal Yuhanef, ST.,M.Kom ketua jurusan teknik elektro Politeknik Negeri Padang. 2. Bapak Herizon, ST.,SST.,MT selaku ketua program studi D3 teknik elektronika. 3. Bapak Andrizal ST.,MT selaku pembimbing 1 yang telah menyediakan waktu, tenaga dan pikiran untuk mengarahkan dalam pembuatan dan penyusunan laporan tugas akhir ini. 4. Bapak Efrizon SST.,MT selaku pembimbing 2 yang telah menyediakan waktu, tenaga dan pikiran untuk mengarahkan dalam pembuatan dan penyusunan laporan tugas akhir ini. 5. Orang tua dan keluarga serta seluruh teman-teman Teknik elektronika terkhusus D BEC family yang telah memberikan dukungan yang tiada henti selama menjalani perkuliahan sampai menjalani proses pembuatan tugas akhir ini, baik moral maupun material. viii Akhir kata penulis berharap Allah SWT berkenan membalas segala kebaikan semua pihak yang telah membantu. Semoga laporan Tugas Akhir ini membawa manfaat bagi semua pihak dalam pengembangan ilmu. Padang, 29 September 2017 Syafrigon Akbar BP ix DAFTAR ISI Hal KATA PENGANTAR... viii DAFTAR ISI... x DAFTAR GAMBAR... xiii DAFTAR TABEL... xv BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Batasan Masalah Sistematika Penulisan... 3 BAB II LANDASAN TEORI Tanaman Buah Dalam Pot Kelembaban Tanah Jambu Madu Mikrokontroller ( Atmega 328 ) Power Supply Motor Servo Sensor Soil Moisture LCD Konfigurasi LCD RTC Driver Motor x BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT Blok Diagram Sistim Prinsip Kerja Alat Spesifikasi Alat Perancangan Mekanik Alat Perancangan dan Pembuatan Perangkat Keras (Hardware) Rangkaian Power Supply Rangkaian Sensor Soil Moisture Rangkaian RTC Rangkaian Driver Motor Rangkaian Motor Servo Rangkaian LCD Perancangan dan Pembuatan Perangkat Lunak (Software) Cara Pengoperasian Alat BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Uraian Alat Secara Umum Cara Pengujian dan Alat yang Digunakan Hasil Pegukuran Bagian Bagian Alat Pengujian dan Analisa Power Supply Pengujian dan Analisa Sensor Soil Moisture Pengujian dan Analisa RTC Pengujian dan Analisa Mikrokontroler Pengujian dan Analisa Driver Motor Pengujian dan Analisa Servo Pengujian dan Analisa LCD xi BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN xii DAFTAR GAMBAR Hal Gambar 1 Arduino Atmega Gambar 2 Blok Diagram Atmega Gambar 3 Papan Arduino Atmega Gambar 4 Rangkaian Center Tap Gambar 5 Regulasi voltase menggunakan IC 78xx Gambar 6 Motor Servo Gambar 7 Sensor Soil Moisture Gambar 8 Modul LCD karakter 2x Gambar 9 Skema Rangkaian LCD ke Mikrokontroller Gambar 10 Pin Out Chip RTC Gambar 11 Skema Rangkaian RTC Gambar 12 Rangkaian Driver Motor Gambar 13 Karekteristik area cut off Gambar 14 Karekteristik area jenuh Gambar 15 Blok Diagram Penyiraman dan Pemupukan Tanaman Gambar 16 Desain Mekanik Tampak Depan Gambar 17 Desain Mekanik Tampak Samping Gambar 18 Rangkaian Power Supply Gambar 19 Rangkaian Soil Moisture ke Arduino Gambar 20 Rangkaian RTC Gambar 21 Rangkaian Driver Motor Gambar 22 Rangkaian Motor Servo Gambar 23 Rangkaian LCD xiii Gambar 24 Flowchart Penyiraman Tanaman Gambar 25 Flowchart Pemupukan Tanaman Gambar 26 Titik Pengukuran pada Rangkaian Power Supply Gambar 27 Titik Pengukuran pada Rangkaian Soil Moisture Gambar 28 Titik Pengukuran pada Rangkaian RTC Gambar 29 Titik Pengukuran pada Mikrokontroler Gambar 30 Titik Pengukuran pada Rangkaian Driver Motor Gambar 31 Titik Pengukuran pada Motor Servo Gambar 32 Hasil Pengukuran Sudut Servo Gambar 33 Hasil Pengukuran Sudut Servo Gambar 34 Pengujian Tampilan LCD xiv DAFTAR TABEL Hal Tabel 1 Spesifikasi Arduino Atmega Tabel 2 Alat dan Bahan Proses Pengujian Tabel 3 Hasil Pengukuran Power Supply Tabel 4 Hasil Pengukuran Sensor Soil Moisture Tabel 5 Kategori Kelembaban Tanah Tabel 6 Hasil Pengukuran RTC Tabel 7 Hasil Pengkuran Atmega Tabel 8 Hasil Pengukuran Driver Motor Tabel 9 Hasil Pengukuran Motor Servo xv DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Program Lampiran 2 Rangkaian Power Supply Lampiran 3 Rangkaian Driver Motor Lampiran 4 Rangkaian Keseluruhan Alat xvi No. Alumni SYAFRIGON AKBAR No. Alumni Perguruan Tinggi (a) Tempat / Tgl Lahir : Tj.Bingkung, 11 November 1993 (b) Nama Orang Tua : Syamsuwir (c) Perguruan Tinggi : Politeknik Negeri Padang (d) Jurusan : Teknik Elektro / DIII Teknik Elektronika (e) No. BP : (f)tanggal Lulus : 4 Oktober 2017 (g) Predikat Lulus : Sangat Memuaskan (h) IPK : 3,06 (i) Lama Studi (j) Alamat OrangTua : 3 Tahun 0 Bulan : Jl.Lintas Sumatera KM.6 Jorong Koto Tuo Tj.Bingkung (Kab.Solok, Sumatera Barat) Rancang Bangun Sistem Penyiraman dan Pemupukan Tanaman Dalam Pot Secara Otomatis Berbasis Mikrokontroker Tugas Akhir DIII Oleh : Syafrigon Akbar Pembimbing 1. Andrizal ST.,MT 2. Efrizon S.ST.,MT ABSTRAK Rancang bangun sistem penyiraman dan pemupukan tanaman dalam pot secara otomatis bertujuan untuk memudahkan pemilik tanaman jambu dalam proses penyiraman dan pemupukan tanaman pada jambu madu tersebut. Pada alat ini menggunakan Mikrokontroller Arduinoyang berfungsi untuk mengontrol dan memproses data yang diterima dari input seperti sensor dan RTC sehingga semua bagian yang terpasang pada alat tersebut dapat bekerja secara sinkron. RTC digunakan sebagai pengaturan waktu untuk pemupukan tanaman. Tanaman jambu madu dalam pot akan disiram ketika sensor kelembaban tanah bekerja mendeteksi kelembaban tanah, jika tanah masih basah maka motor wiper tidak akan aktif, sebaliknya jika tanah kering maka motor wiper akan aktif untuk mengalirkan air ke tanaman jambu madu. Sedangkan, untuk pemupukan tanaman digunakan dua motor servo yang berfungsi sebagai membuka penutup pupuk yang dituangkan dalam pot. Sistem pemupukan ini dua kali seminggu. Sistem penyiraman dan pemupukan tanaman dalam pot secara otomatis ini dapat bekerja dengan Sensor soil moisture akan mendeteksi tanah kering jika data kelembaban tanah kurang dari 40% maka motor wiper otomatis aktif mengalirkan air ke tanaman jambu madu,dan jika data kelembaban tanah lebih dari 50% menandakan tanah dalam keadaan basah maka motor wiper tidak aktif mengalirkan air ke tanaman jambu madu. RTC akan diatur untuk menentukan waktu pemupukan tanaman jambu madu secara otomatis yang diatur diprogram dilakukan di menit ( 3, 7, 10, 14, 17, 20, 24, 27, 30, 33, 37, 40, 43, 47, 50, 53, 57, 60 ) pada pengujian. Kata kunci : Mikrokontroler, Sensor Soil Moisture, Motor Wiper, Motor Servo,RTC. Tugas akhir ini telah dipertahankan di depan sidang penguji dan dinyatakan lulus pada tanggal 4 Oktober Abstraktelahdisetujuipenguji : Tanda Tangan Penguji I Penguji II Penguji III Pembimbing I Nama Ir.Amril,MT Yultrisna,ST.,MT Yul Antonisfia,ST.,MT Andrizal,ST.,MT Mengetahui : Ketua Jurusan Teknik Elektro : Alumni telah mendaftar ke Politeknik Negeri Padang dan mendapat nomor alumni : Dr. H. Afrizal Yuhanef,ST.,M.KOM NIP Petugas Perguruan Tinggi Nomor Alumni Fakultas Nama: TandaTangan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Jambu madu merupakan tanaman buah yang telah menjadi buah unggulan di Indonesia. Sebagai produk unggulan, jambu madu memiliki karekteristik yang khas dibandingkan dengan jambu lainnya. Jambu madu memiliki rasa yang segar dan manis, dengan bobot gram / buah. Untuk mendapatkan hasil jambu madu yang memiliki kualitas yang bagus perlu diperhatikan waktu penyiraman dan pemupukan tanaman tersebut. Sistem penyiraman dan pemupukan pada jambu madu dalam pot biasanya hanya menggunakan sistem manual dimana pemilik harus menggunakan tenaganya untuk menyiram tanaman dengan menggunakan selang, serta harus memegang selang kepada tanaman jambu madu yang diberi air dan memberikan pupuk dengan tenaga manusia. Hal ini memakan waktu dan menghabiskan tenaga. Untuk itu dibutuhkan suatu alat yang bisa bekerja secara otomatis yang dapat mempermudah pemilik jambu madu tersebut. Oleh karena itu penulis membuat Tugas Akhir dengan judul Rancang Bangun Sistem Penyiraman dan Pemupukan Tanaman Dalam Pot Secara Otomatis Berbasis Mikrokontroler. Dibuatnya alat ini memudahkan proses penyiraman dan pemupukan tanaman pada Jambu Madu dalam pot. Tanaman jambu madu dalam pot akan disiram ketika sensor kelembaban tanah bekerja mendeteksi kelembaban tanah, jika tanah masih basah maka motor wipper tidak akan aktif, sebaliknya jika tanah kering maka motor wipper akan aktif untuk mengalirkan air ke tanaman jambu madu. Sedangkan, untuk 1 2 pemupukan tanaman digunakan dua motor servo yang berfungsi sebagai membuka penutup pupuk yang dituangkan dalam pot. Sistem pemupukan ini dua kali seminggu [3] 1.2 Rumusan Masalah Adapun permasalahan yang ada pada perancangan dan pembuatan alat ini adalah sebagai berikut : 1. Bagaiamana Sensor Soil Moisture mendeteksi kelembaban tanah? 2. Bagaimana pemupukan tanaman sesuai dengan waktu yang telah ditentukan? 3. Bagaimana sistem pengontrolan pada alat ini untuk melakukan penyiraman dan pemupukan secara otomatis? 1.3 Tujuan Adapun tujuan dari pembuatan tugas akhir adalah sebagai berikut :. 1. Mempermudah dan mempercepat pekerja penyiraman dan pemupukan tanaman jambu madu dibandingkan proses secara manual. 2. Tidak membutuhkan tenaga manusia dalam proses penyiraman dan pemupukan. 1.4 Batasan Masalah Batasan masalah dalam pembuatan tugas akhir ini adalah: 1. RTC digunakan sebagai pengatur waktu yang digunakan untuk pemupukan. 2. Penyiraman tanaman menggunakan motor wiper. 3. Sensor soil moisture akan mendeteksi kelembaban pada tanah. 3 4. Tanaman yang digunakan untuk percobaan tugas akhir ini 1 (satu) buah tanaman jambu madu. 1.5 Sistematika Penulisan Adapun sistematika penulisan Laporan Tugas Akhir ini dapat disusun sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Bab ini berisi latar belakang pembuatan, tujuan, perumusan masalah, pembatasan masalah, sistematika penulisan. BAB II LANDASAN TEORI Dasar teori memuat tentang teori penunjang dalam perancangan dan pembuatan perangkat keras. BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT Susunan peralatan dan program, memuat tentang perancangan, dan pembuatan peragkat keras dan perangkat lunak. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini memuat tentang data-data hasil percobaan sekaligus analisa dari sistem kerja tiap-tiap blok rangkaian. BAB V PENUTUP Bab ini berisi kesimpulan dari hasil pengujian dan analisa serta saran dan rekomendasi untuk penyempurnaan selanjutnya. BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Tanaman Buah Dalam Pot Budidaya tabulampot, tidak hanya sekedar berbudidaya tanaman seperti pada umumnya. Namun, perlu pengembangan teknologi maju. Untuk itu, para pakar dan praktisi lapangan dituntut untuk mampu merekayasa teknik tabulampot yang efisien dan tepat guna. Soalnya banyak komponen teknologi yang harus diperhatikan dan diaplikasikan. Tujuannya, agar tabulampot berbentuk bagus, pendek, serasi, sehat, mampu berbunga dan berbuah sesuai dengan keinginan. Melakukan budidaya tabulampot perlu diimbangi dengan pemilihan atau penggunaan bibit unggul sebagai bahan pertanaman. Mutu bibitnya ditentukan oleh faktor genetik (pohon induk unggul) dan lingkungan (ketinggian tempat, curah hujan, kesuburan tanah). Budidaya tanaman buah dalam pot (tabulampot) merupakan salah satu solusi bagi para pecinta tanaman di perkotaan yang notabene memiliki lahan yang sempit untuk dapat digunakan sebagai lahan pertanaman. Dari segi perawatan, tabulampot tidak tergolong sulit. Sama halnya dengan tanaman tanpa media pot, harus dipupuk dan diberi air. Menumbuhkan tanaman buah dalam pot yang dapat tumbuh secara baik batang dan daun sangat mudah dan hampir semua orang bisa melakukannya. Tetapi, permasalahan yang timbul adalah bila tabulampot harus tumbuh batang, daun, serta keluar bunga dan buah maka tidak semua orang bisa. Hanya dengan pemeliharaan tanaman dan perawatan tanaman yang tekun yang bisa membuat tanaman berbunga dan berbuah. Perawatan dan pemeliharaan tabulampot tidak dapat 4 5 dapat dilakukan sembarangan, ada trik-trik khusus yang dapat dilakukan agar tabulampot mampu berbunga dan banyak berbuah. [5] Kelembaban Tanah Tanah adalah suatu sistem tiga fase yang mengandung air, udara, dan bahan bahan mineral lain, dan jasad hidup dan berbagai faktor dan membentuk perubahan membentuk ciri-ciri morfologi yang khas. Kemudian sistem itu berperan menjadi sistem tumbuh dan berkembang berbagai tanaman. Jadi, sederhananya tanah tersusun dari beberapa material alam baik dalam material bahan organik maupun bahan material anorganik. Bahan organik tersebut mengalami proses perubahan alami sebagai akibat bekerjanya gaya-gaya alami atau kekuatan alam, dan akhirnya terbentuk susunan lapisan-lapisan tanah. Definisi yang lain menyebutkan bahwa kelembaban tanah menyatakan jumlah air yang tersimpan di antara pori pori tanah. kelembaban tanah sangat dinamis, hal ini disebabkan oleh penguapan melalui permukaan tanah, transpirasi dan perkolasi. Kadar air tanah dinyatakan dalam persen volume yaitu persentase volume air terhadap volume tanah.untuk dapat mengetahui kondisi kelembaban tanah dapat dilakukan pengukuran menggunakan alat pengukur kelembaban tanah yaitu soil tester serta dapat pula dilakukan perhitungan manual untuk mengetahui kelembaban tanah. Adapun rumus yang dapat digunakan untuk mengetahui kelembaban tanah dapat dilihat pada persamaan 2.1 dan persamaan 2.2 (American Standard Method).[7] Massa air = massa tanah basah massa tanah kering (2.1) Kelembaban Tanah = Massa Air Massa Tanah Kering x 100 % (2.2) Jambu Madu Jambu air madu deli memiliki prospek yang cukup cerah untuk dikembangkan secara intensif (monokultur), karena memiliki nilai ekonomis tinggi dan sangat disukai banyak orang karena jambu ini memiliki rasa manis madu, daging buah renyah dan tidak banyak mengandung air. Dari gambaran harga jual, buah jambu madu deli ini termasuk salah satu buah yang memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi bila dibandingkan dengan harga buah-buahan lainya di pasar. Harga jual buah jambu madu deli ditingkat petani antara Rp s/d Rp , per kg, sedangkan dipasar swalayan atau supermarket dapat mencapai Rp sd Rp per kg. Dalam membudidayakan tanaman jambu air madu deli, sangat dibutuhkan keterampilan dan pengetahuan terhadap kondisi lingkungan tempat tumbuh tanaman dan hal tersebut berkaitan dengan ketersediaan air, kesesuaian tanah dan ketersediaan unsur hara dan sebagainya. Tanaman jambu air pada umumnya menyukai media tanam yang subur, banyak mengandung bahan organik didalam tanah yang baik serta gembur. Derajat keasaman tanah (ph) yang cocok bagi tanaman jambu air madu deli adalah 5,5 7,0 % atau di kelembaban tanah 39% - 50 %. (Repository.usu.ac.id. Tinjauan Pustaka Botani dan Morfologi Jambu Air Deli.) Selain media tanam, air juga sangat penting dalam pertumbuhan tanaman jambu madu deli ini karena tanaman ini sangat mutlak membutuhkan air secara teratur dan cukup, terlebih pada saat musim kemarau. Kekurangan air akan menyebabkan akar tanaman terbentuk sedikit, ukurannya yang kecil sehingga penyerapan hara dan air akan menurun yang mengakibatkan terganggunya proses 7 metabolisme karbohidrat, protein dan zat pengatur tumbuh sehingga tanaman tumbuh kerdil dan daun yang baru terbentuk tidak sempurna. Unsur iklim yang sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman jambu madu air deli hijau antara lain : curah hujan, intensitas sinar matahari, temperatur udara, kelembaban udara dan kelembaban tanah. [3] 2.2 Mikrokontroller ( ATmega 328 ) Arduino Uno adalah salah satu produk berlabel Arduino yang sebenarnya adalah suatu papan elektronik yang menganduk mikrokontroler ATmega328 (sebuah keping yang secara fungsional bertindak sebagai komputer). Peranti ini dapat dimanfaatkan untuk mewujudkan rangkaian elektronik dari yang sederhana hingga yang kompleks. Pengendalian LED sampai pengontrolan robot dapat diimplementasikan dengan menggunakan papan yang berukuran relatif kecil ini. Bahkan dengan menambahkan komponen tertentu, peranti ini dapat digunakan untuk pemantauan jarak jauh melalui internet. Ardino Uno menganduk mikroprosessor (berupa Atmel AVR) dan dilengkapi dengan oscillator 16MHz (yang memungkinkan operasi berbasis waktu dilaksanakan dengan tepat), dan regulator (pembangkit tegangan) 5 Volt. Sejumlah pin tersedia di papan. Pin 0 hingga 13 digunakan untuk isyarat digital yang hanya bernilai 1 dan 0. Pin A0 hingga A5 digunakan untuk isyarat analog. Arduino Uno dilengkapi dengan static random-access memory (SRAM) ber
Search Related
Similar documents
View more...
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks