REDESAIN KANTOR BUPATI KABUPATEN GOWA

Please download to get full document.

View again

of 175
4 views
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.

Download

Document Related
Document Description
REDESAIN KANTOR BUPATI KABUPATEN GOWA (PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR) ACUAN PERANCANGAN Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Dalam Rangka Menyelesaikan Studi Pada Program Sarjana Arsitektur Jurusan Teknik
Document Share
Document Transcript
REDESAIN KANTOR BUPATI KABUPATEN GOWA (PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO-VERNAKULAR) ACUAN PERANCANGAN Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Dalam Rangka Menyelesaikan Studi Pada Program Sarjana Arsitektur Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Oleh : MUHAMMAD ARIF MUS A PROGRAM SARJANA ARSITEKTUR JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR 20 HALAMAN PENGESAHAN Judul Tugas Akhir : REDESAIN KANTOR BUPATI KABUPATEN GOWA (Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular) Nama Mahasiswa : MUHAMMAD ARIF MUS Nomor Stambuk : A Program Studi : S- Teknik Arsitektur Tahun Akademik : 20 Menyetujui, Pembimbing I Pembimbing II Ir. Syarief Beddu, M.T Burhanuddin, S.T., M.T Nip Nip Mengetahui, Ketua Jurusan Teknik Arsitektur Fahmyddin A.T, S.T., M.Arch Nip Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Alauddin Makassar Prof. Dr. H. Bahaking Rama, MS Nip ii KATA PENGANTAR Alhamdulillahirabbil Alamin Ungkapan puji dan syukur tak terhingga, penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas anugrah dan Karunia-Nyalah, yang telah dilimpahkan kepada penulis sehingga penulisan ini dapat terselesaikan, dimana penulisan ini sebagai salah satu syarat dalam mengikuti Ujian Keserjanaan dalam rangka menyelesaika studi pada Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri. Maka penulisan ini diajukan dalam bentuk studi acuan perancangan, dengan judul tugas adalah : REDESAIN KANTOR BUPATI KABUPATEN GOWA (Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular) Penulis menyadari bahwa penulisan ini masih memiliki berbagai keterbatasan dan kekurangan atau kemampuan yang penulis miliki, sehingga hasil yang dicapai dalam penulisan ini masih jauh dari kesempurnaan, akan tetapi diharapkan masih dapat memenuhi persyaratan kurikulum yang menjadi peraturan pada Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Namun hal ini tak akan terwujud tanpa bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, penulis menyampaikan penghargaan, rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya tak terhingga kepada Team Dosen Pembimbing :. Ir. Syarief Beddu, M.T 2. Burhanuddin, S.T., M.T Yang telah meluangkan waktu dan perhatiannya dalam memberikan pengarahan dan bimbingan, sehingga penulisan ini dapat terselesaikan. Dalam kesempurnaan ini, ucapan yang senada kami haturkan kepada :. Bapak Prof. Dr. H. Bahaking Rama, M.Si., dalam kapasitas beliau sebagai Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas islam Negeri. iii 2. Bapak Fahmyddin A raat Tauhid, S.T., M. Arch selaku Ketua Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Sains dan Taknologi Universitas islam Negeri. 3. Ibu Wasilah, S.T., M.T., Penasehat Akademik angkatan 2004 yang tak kenal lelah memberikan arahan dan motifasi kepada kami. Beserta segenap Dosen dan Staf Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri, yang telah memberi ilmu selama perkuliahan. 4. Segenap Instansi beserta karyawannya, Sekretaris Wilayah Daerah Kabupaten Gowa, yang telah ikhlas memberikan masukan dan bantuan dalam mengumpulan data selama penelitian. 5. Sembah sujud kehadapan ibunda tercinta Khadijah Sikati dan Ayahanda Mustafa Naba, dengan penuh kasih sayang dan do a serta memberi dukungan materi dan semangat yang sangat berarti. Kepada saudara-saudaraku kakak Abdul. Azis Mus serta adikku Nur Afni Mufliha dan Nur Aqsra Fitriani yang ikut memberi support. 6. Menghaturkan terima kasih kepada Fitriyani Djanun, dengan penuh kesabaran setia menemani dan dorongan moril yang adinda berikan. 7. Buat Ibu Marwati, S.T., M.T., selaku kepala studio beserta rekan-rekan yang turut memberi dorongan dan semangat, Komunitas Studio Akhir Tahun 20 angkatan 04 Archie UIN, Ilyas, Rahim dan Rahmat terima kasih atas kebersamaannya. 8. Menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan tidak dapat saya sebutkan satu-persatu, yang membantu kelancaran studi dan penulisan ini. Akhir kata, tegur sapa yang konstruktif bahwa dengan segala kekurangan penulis diharapkan demi kesempurnaan dan perbaikan. Akhirul qalam semoga penulisan ini dapat bermanfaat khususnya bagi kami maupun pihak-pihak yang berkepentingan, Insya Allah. Amin Makassar, Januari 20 Penulis, Muhammad Arif Mus iv DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL i HALAMAN PENGESAHAN ii KATA PENGANTAR iii DAFTAR ISI v DAFTAR GAMBAR ix DAFTAR TABEL xii BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Rumusan Masalah 5 C. Tujuan dan Sasaran Pembahasan 6. Tujuan Pembahasan 6 2. Sasaran Pembahasan 7 D. Lingkup & Batasan Pembahasan 8. Lingkup Pembahasan 8 2. Batasan Pembahasan 8 E. Metode dan Sistematika Pembahasan 8. Metode Pembahasan 8 2. Sistematika Pembahasan 9 BAB II TINJAUAN UMUM A. Tinjauan Kantor Bupati 0. Pengertian Kantor Bupati Kabupaten Gowa 0 2. Batasan Kantor Bupati Kabupaten Gowa 3. Penyenggaraan Pemerintah Daerah 4. Tinjauan Organisasi Perangkat Kerja Pemerintah Daerah 2 5. Tinjauan Organisasi Perangkat Kerja Bupati 5 6. Sistem Pemerintahan Daerah Kabupaten 6 v B. Tinjauan Teori Kantor Bupati 7. Dasar Hukum Pembentukan 7 2. Kedudukan, Tugas dan Fungsi 8 3. Struktur Organisasi Pemerintahan Daerah 9 4. Personalia Lingkup Tugas dan Kegiatan 2 C. Kajian Arsitektur 28. Arsitektur Neo-vernakular Kultur Kebudayaan di Gowa Arsitektur Neo-vernakular Gowa 29 D. Faktor Penunjang Pengembangan Arsitektur Tradisional 36. Tinjauan Elemen-Elemen Dasar Ruang Sistem Dan Pola Tata Lanskap 4 3. Penampilan Bangunan 42 E. Studi Banding 43. Kantor Bupati Kabupaten Pelalawan Kantor Bupati Kabupaten Kuantan Singing 44 BAB III TINJAUAN KHUSUS A. Analisa Pendekatan Program Non-Arsitektur 46. Kedudukan Ibukota Kabupaten Gowa Aspek Fisik Dasar Kabupaten Gowa Aspek Pendudukan dan Ketenagakerjaan Kabupaten Gowa. 5 B. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Gowa 55. Rencana Struktur Ruang Pembagian Satuan Kawasan Pembangunan (SKP) Pengembangan Prasarana Wilayah 56 C. Existing Kantor Bupati Daerah Kabupaten Gowa 58. Lokasi/Site Tinjauan Terhadap Bangunan Massa Bangunan Peruangan Bangunan Tinjauan Kegiatan 6 vi 6. Ungkapan Bentuk 63 BAB IV KONSEP DASAR PERANCANGAN A. Titik Tolak Pendekatan 65 B. Konsep Pendekatan Perencanaan Makro 65. Pendekatan Potensi Lokasi Pendekatan Potensi Tapak Analisa Pengolahan Site Building Coverage (BC) 7 5. Tata Ruang Luar Tata Lingkungan 73 C. Pendekatan Perancangan Mikro 74. Pendekatan Perwujudan Bentuk Bangunan Kebutuhan Ruangan Pendekatan Perhitungan Besaran Ruang Pendekatan Pola Tata Massa Pendekatan Syarat Ruang D. Pendekatan Fisik dan Perlengkapan Bangunan Pendekatan Penampilan Bangunan Penataan Ruang Luar Penataan Ruang Dalam Struktur, Bahan dan Modul Banguanan Pendekatan Sistem Utilitas Bangunan 09 BAB V ACUAN PERANCANGAN A. Acuan Perencanaan Makro 6. Potensi Lokasi 6 2. Potensi Tapak 7 3. Pengolahan Tapak 8 4. Tata Ruang Luar Tata Lingkungan 26 B. Acuan Perancangan Mikro 26. Kebutuhan Ruang 27 vii 2. Besaran Ruang Tata Massa Bangunn 3 4. Syarat Ruang 3 C. Acuan Perancangan Fisik dan Perlengkapan Bangunan 34. Penampilan Bangunan Penataan Ruang Luar Penataan Ruang Dalam Struktur, Bahan dan Modul Banguanan Sistem Utilitas Bangunan 42 DAFTAR PUSTAKA 49 LAMPIRAN 5 viii DAFTAR TABEL Tabel 2. Susunan organisasi dan tata kerja Sekretais Wilayah Daerah Kabupaten Gowa 2 Tabel 2.2 Sifat Keterangkuman Ruang 40 Tabel 3. Letak Geografis dan Badan Administrasi Kabupaten Gowa 48 Tabel 3.2 Curah Hujan Menurut Pos Pengamatan Di Kabupaten Gowa 50 Tabel 3.3 Penggunaan Lahan Kabupaten Gowa Tahun Tabel 3.4 Pertambahan dan Pertumbuhan Penduduk Rata-Rata Pertahun di Kabupaten Gowa 5 (lima) Tahun Terakhir ( ) 52 Tabel 3.5 Penduduk Menurut Kelompok Umur Kabupaten Gowa Tahun Tabel 4. Susunan Organisasi dan Jumlah Pegawai Organik Sekretasiat Daerah Kabupaten Gowa xii DAFTAR GAMBAR Gambar. Peta Kabupaten Gowa 3 Gambar 2. Skema Bentuk Struktur Organisasi Kantor Bupati 4 Gambar 2.2 Rumah Adat Balla Lompoa di Sungguminasa Kab. Gowa 29 Gambar 2.3 Rumah Adat dan Lamming tempat raja dan permaisuri menerima para abdi 30 Gambar 2.4 Rumah bangsawan 30 Gambar 2.5 Rumah rakyat 3 Gambar 2.6 Deretan rangka tampak rumah 3 Gambar 2.7 Tampak depan rumah 32 Gambar 2.8 Konstruksi lantai dan tiang rumah 33 Gambar 2.9 Tangga rumah raja (Karaeng) dan tangga untuk rumah bangsawan 34 Gambar 2.0 Tangga sapana untuk rumah bangsawan dan tangga sapana untuk rumah rakyat biasa 34 Gambar 2. Kerangka rumah 35 Gambar 2.2 Timpa Laja (Status Sosial) dan untuk rumah rakyat 36 Gambar 2.3 Kaligrafi (Hiasan dinding) dan Bubungan ( Ayam jantan) 36 Gambar 2.4. Gambar bidang tampilan 37 Gambar 2.5 Kantor Bupati Palalawang 43 Gambar 2.6 Kantor Bupati Kuantan Singingi 45 Gambar 3. Peta Indonesia 47 Gambar 3.2 Peta Sulawesi 47 Gambar 3.3 Kabupaten Gowa 47 Gambar 3.4 Peta Kabupaten Gowa 54 Gambar 3.5 Foto udara kantor Bupati Gowa Sungguminasa 58 Gambar 3.6 Existing Condition Tapak Kantor Bupati Gowa 60 Gambar 3.7 Bagan kegiatan tamu biasa 62 Gambar 3.8 Bagan kegiatan tamu dinas 62 Gambar 3.9 Bagan kegiatan Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah 62 ix Gambar 3.0 Bagan kegiatan pegawai kantor Bupati 63 Gambar 3. Bagian ruang 64 Gambar 4. Peta kota Sungguminasa Kecamatan Sombaopu 66 Gambar 4.2 Peta udara Lokasi Satuan Kawasan Pengembangan kota Sungguminasa 67 Gambar 4.3 Tapak yang tersedia Kantor Bupati Kabupaten Gowa 68 Gambar 4.4 Kondisi sirkulasi pejalan kaki dan kendaraan 69 Gambar 4.5 Kebisingan pada udara 70 Gambar 4.6 Bukaan membuat cahaya matahari masuk kedalam ruangan 7 Gambar 4.7 Pola tata massa simetris 99 Gambar 4.8 Pola tata massa consentrik 99 Gambar 4.9 Pola tata massa simetris menyudut 00 Gambar 4.0 Pola tata massa menyebar papan catur 00 Gambar 4. Pola tata massa diagonal sistem 00 Gambar 4.2 Pola pencapaian 05 Gambar 5. Peta udara lokasi Kantor Bupati Kota Sungguminasa 6 Gambar 5.2 Peta kondisi tapak 7 Gambar 5.3 Tapak Tersedia 8 Gambar 5.4 Kodisi fisik tapak 9 Gambar 5.5 Sirkulasidan pencapaian tapak 20 Gambar 5.6 Orientasi View 2 Gambar 5.7 Polusi dan kebisingan 22 Gambar 5.8 Orientasi Iklim, Angin dan Matahari 23 Gambar 5.9 Out put tapak 24 Gambar 5.0 Kompleks Museum Balla Lompoa di Sungguminasa 35 Gambar 5.. Pondasi garis 39 Gambar 5.2. Struktur rangka 39 Gamabr 5.3. Pasangan batu bata 40 Gambar 5.4. Struktur rangka baja 40 Gambar 5.5. Sistem jaringan listrik 42 Gambar 5.6. Skema sistem pengadaan dan distribusi air bersih 43 Gambar 5.7. Skema sistem pembuangan Air Kotor 43 x Gambar 5.8. Skema sistam pembuangan sampah 44 Gambar 5.9. Skema sistem pemadam kebakaran 45 Gambar Skema sistem penangkal petir 48 xi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sejak awal perkembangnya peradaban manusia. Perencanaan berbagai pusat kegiatan dan bangunan turut mewarnai dinamika kehidupan manusia secara berdampingan. Melalui perencanaan manusia mendapatkan kehidupan yang bermanfaat dan berkarakter bagi kaum atau bangsa agar dapat melakukan aktivitas. Kebutuhan terus berkembang sampai saat ini dan bukan lagi hal baru bagi masyarakat yang merupakan suatu kewajaran. Semakin maju dan modern suatu masyarakat, makin dirasakan penataan Lingkungan, sebab usaha manusia menyeimbangkan dan menyerasikan kebutuhan hidupnya menyatu dengan meleburkan pada alam lingkungan. Kita diciptakan di muka bumi ini sebagai khalifah yang diberikan akal dan pikiran untuk menjaga dan memelihara kehidupan di dunia dan tidak berbuat kerusakan sebagaimana firmannya Al Qur an dapat kita lihat pada ayat berikut : Artinya : Dan ingatlah olehmu di waktu Tuhan menjadikam kamu pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah kaum 'Aad dan memberikan tempat bagimu di bumi. kamu dirikan istana-istana di tanah-tanahnya yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan rumah; Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu merajalela di muka bumi membuat kerusakan. (QS. Al A raaf : 74 ) Di lain pihak perkembangan tarap hidup masyarakat dewasa ini dan juga berbanding lurus dengan infrastuktur tapi pada umumnya masih sedikit masyarakat yang mengembangkan pemikiran kreatif dan inspirasi baru, mengembangkan dan mental untuk mencapai tujuan tersebut tentu perlu adanya perencanaan atau inisiatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sejalan adanya aktivitas hidup masyarakat, maka diperlukan adanya suatu lembaga yang memimpin, mengatur dan mengelolah administrasi pemerintahan seperti halnya di Kabupaten Gowa. Bentuk susunan pemerintah daerah ditetapkan Undang-Undang (UUD 45 Bab IV pasal 8), dimana negara kesatuan Republik Indonesia dibagi dalam daerah otonom dan dalam penjelasan umum Nomor 22 Tahun 999 pasal 4 disebutkan : Dalam rangka pelaksanaan Azas Desentralisasi di bentuk dan disusun daerah propensi, daerah kabupaten dan daerah kota yang berwenang mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan asprirasi masyarakat, untuk tujuan tersebut maka daerah perlu diberikan wewenang untuk melaksanakan berbagai urusan rumah tangganya sendiri. Demikian pula halnya pada pelaksanaan pembangunan Kantor Bupati Kepala Daerah Kabupaten Gowa yang merupakan bagian dari pembangunan regional bertujuan untuk mengembangkan potensi daerah baik sumberdaya manusianya maupun sumberdaya alamnya guna mengingkatkan kesejahteraan masyarakat. Kabupaten Gowa adalah salah satu Kabupaten yang terdapat di propinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Kota Sungguminasa. Kabupaten ini memiliki luas wilayah.883,33 kilometer persegi atau sama dengan 3,0 persen dari luas wilayah Propinsi Sulawesi Selatan dan pertumbuhan penduduk Kabupaten Gowa dari tahun ke tahun mengalami peningkatan menurut data dari Kantor Badan Pusat Statistik2 pada tahun 2009 tercatat sebesar jiwa. Posisi Kabupaten Gowa sangat strategis bagi Sulawesi Selatan. Kabupaten Gowa terletak di bagian selatan Pulau Sulawesi. Kota Sungguminasa berjarak sekitar 6 km dari ibukota Sulawesi Selatan yaitu Makassar. Secara geografi Kabupaten Gowa terletak pada koordinat antara 5o 33 6 sampai 5o 34 7 Lintang Selatan dan 2o 38 6 sampai 2o 33 9 Bujur Timur, berbatasan wilayah :. Sebelah Utara : Kota Makassar dan Kabupaten Maros. 2 Sumber ; Undang-Undang No. 22 tentang Pemerintahan Daerah Kabupaten Gowa Dalam Angka 2009, Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa Tahun 200 2 2. Sebelah Selatan : Kabupaten Takalar dan Kabupaten Jeneponto. 3. Sebelah Timur : Kabupaten Sinjai, Bulukumba dan Bantaeng. 4. Sebelah Barat : Kota Makassar dan Kabupaten Takalar. Gambar. : Peta Kabupaten Gowa Sumber : Bagian Pemerintahan Kantor Bupati, kabupaten Gowa Gowa telah menjadi daerah pertama di Sulawesi Selatan menjadi pilot proyek pelaksana otonomi daerah (OTODA). Secara administratif Sungguminasa yang berada di Kecamatan Somba Opu. Kabupaten Gowa terdiri dari 8 kecamatan yaitu Bontonompo, Bontonompo Selatan, Bajeng, Bajeng Barat, Pallangga, Barombong, Somba Opu, Bontomarannu, Pattallassang, Parangloe, Manuju, Tinggimoncong, Tombolo Pao, Parigi, Bungaya, Bontolempangan, Biringbulu, Tompobulu. Mempunyai 67 kelurahan/desa. Seiring dengan itu bertambah pula jumlah pegawai di Kabupaten Gowa, berdasarkan data jumlah pegawai khusus di lingkungan sekretariat pemerintah daerah Kabupaten Gowa diperkirakan akan mengalami peningkatan pada masa yang akan datang, seiring dengan pemberlakuan Undang-Undang No. 22 tahun 999 tentang pemerintahan daerah dimana titik 3 berat otonomi daerah ditempatkan pada kabupaten/kota. Sehubungan dengan ini membawa dampak akan bertambahnya kegiatan dan kebutuhan yang beragam di segala bidang, sehingga diperlukan suatu wadah yang dapat mengakomodasikan kebutuhan tersebut. Bertitik tolak dari kondisi dan kecenderungan tersebut sehingga Kabupaten Gowa perlu perhatian khusus di bidang pembangunan, terutama dalam pembangunan kantor pemerintahan. Salah satu bentuk bangunan pemerintahan yang perlu diperhatikan adalah Kantor Bupati, disamping itu kondisi fisik Kantor Bupati sekarang dirasakan kurang fungsional dari segi pelayanan, dimana letak masing-masing unit atau bagian gedung terpisahpisah, dalam artian tidak satu atap, ini menyebabkan fungsi pelayanannya kurang efisien sehingga diperkirakan untuk merencanakan kantor yang terpisah tersebut dalam satu atap, dari segi sirkulasi dan site, sangat tidak fungsional dimana bagian-bagian dalam kantor bupati tidak terkoordinasi, sehingga timbul masalah apabila masyarakat ingin mengurus sesuatu harus bolak-balik melintas jalur yang lain sehingga dari segi sirkulasi tidak efisien. Disamping kondisi fisik bangunan yang tidak fungsional, demikian pula dengan bentuk dan penampilan bangunan yang tidak memberikan ciri khas yang berkesan kebersamaan. Kegotong royongan kebutuhan sebagai abdi pelayanan. Maka mengambil kesimpulan bahwa terdapat hal yang perlu dikaji ulang utamanya dalam konsep perancangan pembangunannya, disesuaikan dengan kondisi yang ada, perhatian kami juga menyoroti masalah-masalah efektifitas penggunaan ruang, kebutuhan ruang, desain interior dan eksteriornya. Perencanaan Kantor Bupati tersebut perlu dicermati masalah lokasinya dan disesuaikan dengan kebutuhan dan kegiatan calon pengguna, serta didukung dengan fasilitas penunjang sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi calon pengguna dan daerah tersebut. Perencanaan tersebut tidak melupakan adanya faktor sosial dari lingkungan sekitar serta rencana Tata Ruang Kota dimasa yang akan datang. Perencanaan ini juga bertujuan agar bagaimana melestarikan unsur-unsur lokal yang secara empiris dibentuk oleh 4 tradisi turun-temurun, sehingga bentuk dan sistem terutama yang berkaitan dengan iklim misalnya penghawaan dan budaya setempat, penanggulangan terhadap air hujan, dan lain-lain sesuai dengan keadaan alam setempat. Studi arsitektur kita mengenal ada beberapa macam teori mengenai perbaikan sebuah kawasan dan bangunan, sebagai upaya untuk menghidupkan kembali kawasan atau bangunan yang sudah mati ataupun akan mati. Maka menurut penuturan tersebut, Redesain merupakan hal yang tepat diterapkan pada bangunan ini, hal tersebut diperlukan melihat bahwa luasan Kantor Bupati ini tidak lagi mencukupi untuk menampung badan pemerintahan yang ada sehingga perlu didesain ulang. Mengatasi yang telah dijelaskan sebelumnya berkaitan dengan permasalahan tersebut, untuk itu diperlukan suatu perencanaan Kantor Bupati yang mampu memberi ciri khas pada bangunan pemerintah tersebut. Adapun menjadi penekanan perencanaan bangunan pemerintahan ini adalah pendekatan Arsitektur Neo-vernakular, dengan harapan agar konsep Arsitektur Neovernakular ini menjadi ciri khas tersendiri yang mampu menjadi daya tarik bagi pengguna bangunan, maka diperlukan konsep dan sesuai dengan pertimbangan untuk kantor Bupati yang nantinya diharapkan mampu menjadi landmark di daerah tersebut. Sekaligus akan menjadi harapan penulis judul ini nantinya menjadi solusi bagi permasalahan perancangan. B. Rumusan Masalah Melihat fenomena yang terjadi dapat dirumuskan beberapa permasalahan yang ada sebagai pelaku dan objek fisiknya, sebagai berikut :. Non Arsitektur Masalah Non Arsitektur yang dapat dikemukakan yaitu : a. Mengapa perlu redesain Kantor Bupati pemerintahan yang ada di Kabupaten Gowa? b. Bagaimana kebutuhan dan keinginan sistem pengelolah pengguna bangunan? 5 c. Bagaimana mengidentifikasi jenis pemerintahan yang mendukung Kantor Bupati dapat memenuhi kebutuhan Kabupaten Gowa dalam mendapatkan sarana integrasi dan perkembangannya dengan akses pemerintah? 2. Arsitektur Masalah lingkup arsitekturnya yaitu : a. Bagaimana kelayakan lokasi tapak dan tata massa serta sesuai dengan master plan sehingga dapat menunjang fungsi bangunan sebagai kantor pemerintahan yang ada sekarang? b. Bagaimana mengidentifikasi jenis-jenis kegiatan dan pelakunya untuk menentukan kebutuhan ruang pada bangunan yang diperlukan sesuai dengan standar yang ada? c. Bagaimana menciptakan suatu perkantoran yang tepat dan dapat merupakan sarana integrasi antar pemerintahan sebagai bentuk desain bangunan yang baik? C. Tujuan dan Sasaran Pembahasan. Tujuan Pembahasan Tujuan dari pembahasan yaitu Menyusun acuan perancangan bagaimana me
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks